WORKSHOP PEMBUATAN DOKUMEN AKREDITASI UNTUK UPM ULM HOTEL NOVOTEL, 8 JUNI 2021

by admin Posted on Jul 08, 2021 - 14:18

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Lambung Mangkurat, menyelenggarakan workshop pembuatan dokumen akreditasi BAN-PT Program Studi untuk Unit Penjaminan Mutu yang ada di lingkup ULM, yang diikuti oleh 12 (dua belas) UPM Fakultas dengan total peserta sejumlah 40 orang,  pada Selasa, 8 Juni 2021, bertempat di Hotel Novotel Banjarbaru. Kegiatan dimulai pukul 09.00 – 17.00 wita. dan dibuka oleh Ketua LPM ULM Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si.  Bagi perguruan tinggi akreditasi menjadi suatu hal yang sangat penting karena terkait dengan pengakuan kualitas serta kompetensi yang dimiliki oleh perguruan tinggi. Hal inilah yang menjadi insipirasi bagi LPM ULM untuk selalu mendukung dan memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di Universitas Lambung Mangkurat.

LPM ULM menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidang dokumen akreditasi yaitu, Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si, Chndra, S.Pi.,M.Si, Muzdalifah, S.P., M.Sc. Maya Sari Dewi, S.Sos.,M.M. Materi yang disampaikan tentang LKPS, LED, ISK, Banding dan LEK.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini keraguan dan kebimbangan bapak/ibu penyusun dokumen akreditasi dapat hilang dan memahami berbagai poin yang ada diakreditasi tersebut”, sambut Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si dalam membuka kegiatan workshop ini. Kegiatan workshop ini lebih ditekankan pada proses tanya-jawab, dikarenakan kegiatan ini menjadi momen bagi UPM  untuk mendapatkan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam proses penyusunan dokumen akreditasi. Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si,  menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan untuk dapat menjangkau lebih banyak stakeholders lingkup Fakultas yang ada di Universitas lambung Mangkurat.

Dalam sesi pertama ini, Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si memaparkan tentang kebijakan akreditasi yang kaitannya dengan implementasi kampus merdeka. Beliau menjelaskan bahwa sistem akreditasi kampus merdeka dalam peranan BAN-PT, BAN PT proaktif memantau pemenuhan syarat Peringkat Akreditasi yang telah ditetapkan sebelumnya, Usulan re-akreditasi hanya bagi yang ingin naik peringkat. Tak lupa beliau menjelaskan bagaimana BAN PT mengukur mutu perguruan tinggi yaitu diukur secara sistemik meliputi Input, Proses, Output dan Outcome. “harus disadari bahwa mutu/kualitas jangan dilihat dari siapa yang membuat melainkan kepada user/penggunanya”, jelas Prof. Dr. Ir. Muhammad Ahsin Rifai, M.Si.  Akreditasi itu didudukan Kembali sebagai bagian intergral dari sistem penjaminan mutu, berbasis laporan evaluasi diri (LED) dan satu set ukuran kuantitatif baik secara coherence dan analitikal. Dalam hal karakter IAPS 4.3 dimana kualitas lulusan sama dengan tercapainya ILO (external efficiency) melalui tracer study dan market survey. Kualitas pengelolaan sama dengan kepuasan sivitas akademik (internal efficiency) melalui staff dan student satisfaction  survey, Kualitas sumber daya dan kejelasan arah pengembangan akademik.

Masih dalam sesi I, narasumber ke 2 yaitu Chandra, S.Pi., M.Si.,  membahas tentang strategi penyusunan evaluasi diri. Beliau menjelaskan tentang LED dan laporan kinerja, tinjauan struktural LED dan requirement serta persiapan penyusunan LED. Beliau menjelaskan mulai dari kesulitan Menyusun LED, bagaimana mewujudkan visi serta dokumentasi “perjalanan” perguruan tinggi, apa saja yang disampaikan pada LED dan laporan kinerja sampai dengan konsep dan struktur serta deskripsi dari point-point yang ada di LED dan laporan kinerja. “dalam menyusun LED dan laporan kinerja yang baik akan melibatkan banyak pihak dan kerjasama yang baik”, ujarnya. Selain itu beliau menyampaikan materi terkait ISK, Banding dan LEK.

Dalam sesi ke 2, membahas tentang Penyusunan LKPS 4.0. Narasumber pertama dalam sesi ke 2 ini adalah Muzdalifah, S.P., M.Sc. menjelaskan hal yang teknis berkaitan dengan mulai dari daftar tabel laporan kinerja, matriks penilaian hingga apa saja yang dicantumkan dalam penyusunan LKPS. “jadikanlah proses akreditasi ini bukan hanya sekedar proses 5 tahun melainkan ritual harian sehingga ketika diakreditasi sudah siap”, ujarnya.

Narasumber terakhir yaitu Maya Sari Dewi, S. Sos., M.M.  menjelaskan secara teknis tentang penyusunan LKPS mulai dari strategi pencapaian standar yang ada dimasing-masing kriteria, evaluasi capaian kinerja, komponen laporan evaluasi diri, kriteria dan isi dari evaluasi diri. Ada 9 kriteria yang beliau sampaikan yaitu (1) VMTS, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, (3) Mahasiswa, (4a) Profil Dosen (4b) Kinerja Dosen, (4c) Pengembangan Dosen (4d) Tenaga Kependidikan, (5) Keuangan dan sarpras, (6a) Kurikulum, (6b) Karakteristik Proses Pembelajaran, (6c) Rencana Proses Pembelajaran, (6d) Pelaksanaan Proses Pembelajaran, (6e) Monev Proses Pembelajaran, (6f) Penilaian Pembelajaran (6g) Integrasi Penelitian dan PKM, (6h) Suasana Akademik, (6i) Kepuasan Mahasiswa, (7) Penelitian, (8) Pengabdian Kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian.

 

Kontak Kami


Jl. Brigjen H. Hasan Basri,
Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin
Kalimantan Selatan 70123 Indonesia

Email  : lpmpp@ulm.ac.id
Telp    : +62 852 5211 0100
Website: http://lpmpp.ulm.ac.id
 lpmpp.ulm
 @lpmppulm